Selasa, 15 Desember 2009

Phisher Tipu Pelanggan Kartu Kredit

lowongan kerja di rumahJakarta, E-mail tipuan kini mulai membidik para pemakai kartu kredit. Meski belum ada sinyalemen tipuan serupa melanda nasabah dalam negeri, ada baiknya bersikap waspada setelah apa yang menimpa nasabah kartu kredit di luar sana.

Sejumlah e-mail phishing telah beredar. E-mail terkait dikirim ke pelanggan kartu kredit Virgin Money. Perusahaan pengawasan web-Websense-telah mengeluarkan peringatan atas serangan itu.

Email tersebut hanya membidik pelanggan kartu kredit. Isinya menyarankan pelanggan agar waspada terhadap transaksi e-commerce yang curang atau pencetakan kartu kredit kloning yang kemudian digunakan untuk belanja.

Di e-mail terkait tertera pesan jika dalam waktu lima hari pelanggan Virgin Money tidak login secara online, maka rekening akan ditutup untuk sementara hingga tak seorang pun yang tak berwenang dapat mengakses rekening mereka. Agar rekening tidak ditutup, pelanggan diminta mengklik sebuah link yang meminta pelanggan login ke rekening mereka.

Membaca pesan tersebut, tentu saja pelanggan khawatir. Dengan mudahnya mereka dapat tertipu. Dengan mengklik link terkait, pelanggan bukannya mendapatkan layanan. Tetapi pelanggan akan dialihkan ke situs pihak ketiga yang tampangnya mirip situs Virgin Money. Berhasil sudah phisher menipu pelanggan Virgin Money dengan ancaman pembatalan kartu kredit, jika pelanggan tidak memasukkan ulang detil identitas mereka.

"Kami tengah mengamati aksi penipuan via e-mail ini," papar John Franklin, Manajer PR Virgin Money seperti dilansir Vnunet yang dikutip detikinet Kamis (22/9/05).

Menurut Virgin, mereka mendapat informasi serangan terkait dari tim keamanan dan hingga sejauh ini hanya dua orang pelanggan yang sudah tertipu sejak pihak Virgin mengetahui adanya serangan itu.

Franklin menjelaskan bahwa Virgin Money memiliki sebuah tim keamanan yang berdedikasi yang mengumpulkan dan menganalisa bukti serangan guna melindungi pelanggan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar